Text
Fenomena Aliran Keagamaan dan Perubahan Sosial
Buku ini meneliti mengapa aliran keagamaan (baik sempalan maupun baru) sering muncul, seringkali dianggap menyimpang oleh aliran utama (ortodoksi), dan bagaimana mereka berkembang di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Perkembangan aliran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti figur idola yang karismatik, kebutuhan akan pegangan hidup, perlawanan terhadap arus utama, hingga pemanfaatan media komunikasi dakwah.
Mengupas kajian sosiologi agama terkait perubahan lembaga dan organisasi keagamaan, menganalisis hubungan antara aliran keagamaan dan perubahan sosial, termasuk bagaimana ajaran baru direspon oleh masyarakat dan membahas peran institusi resmi (seperti MUI) dalam merespons aliran yang "nyeleneh" dan dampaknya terhadap stabilitas sosial.
Buku ini penting untuk memahami bagaimana agama menjadi motivator atau justru agen perubahan sosial (baik positif maupun konflik) yang memengaruhi perilaku masyarakat.
Tidak tersedia versi lain