Text
Fikih Humanistik-Kosmologik
Buku ini dipersiapkan sebagai bahan pengayaan Mata Kuliah Fikih Ibadah dan Muamalah di Fakultas Agama Islam UMY, yang mulai penulis ampu tahun 2015. Sebenarnya sudah banyak buku tentang kuliah fikih, namun umumnya masih berbasis pada epistemologi keilmuan (logosentrisme) Islam klasik, yang dalam beberapa hal sudah out of date. Dalam buku ini Penulis mencoba menawarkan gagasan fikih baru yang terkait dengan situasi sosial kekinian khususnya di negeri tercinta Indonesia. Dengan harapan, para mahasiswa yang mengambil kuliah Fikih Ibadah dan Muamalah di atas dapat memperkaya khazanah pemikiran fikih mereka dengan wawasan fikih yang baru sebagaimana yang Penulis coba tuangkan dalam buku ini.
Isu-isu fikih kontekstual ini tentu belum begitu banyak dijamah oleh para ulama terdahulu, karena memang belum menjadi isu yang problematis di zaman klasik. Sebagai contoh, pembahasan tentang air biasanya lebih banyak bersifat personal, seperti: air wudlu, istinja', mandi wajib dan sejenisnya. Isu-isu tentang per-air-an tersebut tetap penting, namun harus diperkaya dengan perkembangan situasional berbagai fenomena krisis air dewasa ini, serta ancaman kekeringan di mana-mana, secara nasional maupun global. Demikian pula halnya dengan isu-isu aktual lainnya dalam buku ini yang belum banyak disentuh oleh ulama terdahulu. Untuk dapat memahami secara lebih baik isu-isu fikih aktual tersebut, tentu Penulis memberi landasan epistemologis terlebih dahulu, sebagaimana tercantum dalam judul satu (Pengantar Epistemologi Islam Kontemporer), dan dua (Pembacaan al-Qur'an Secara Kontekstual) dari buku ini.
Apa yang penulis tuangkan dalam buku ini tentu masih bersifat pengayaan dan belum begitu jauh dituangkan secara lebih akademis dan mendalam. Namun untuk sebagai bahan pengayaan bagi mahasiswa pemula, maka isu-isu dalam buku ini sudah cukup memadai untuk dikaji. Di masa yang akan datang, khususnya edisi revisi, buku ini akan diperkaya dengan isu fikih kontempotrer lainnya, seperti: Fikih Politik, Fikih Ekonomi, Fikih Perempuan, Fikih Kebudayaan, Fikıh Tatakelola Pemerintahan, Fikih Tataruang, Fikih Udara, Fikih Demografi, Fikih Kemaritiman, Fikih Kuliner, Fikih IT. Fikih Perburuhan, Fikih Pertanahan, Fikih Pilkada, Fikih Perpajakan, Fikih Citizenshp, Fikih Energi Terbarukan, Fikih Difabel, Fikih Migran, Fikih Infrastruktur, Fikih Perdamaian, dan lain-lain.
Tidak tersedia versi lain